Tugas individu : Telaah Drama
Resensi Drama Samindara
Istilah resensi dapat diartikan sebagai tulisan tentang pertimbangan terhadap karya sastra atau wawasan tentang baik atau kurang baiknya kualitas suatu karya sastra. Kata resensi akhir-akhir ini meluas artinya, resensi dapat diartikan sebagai suatu yang memberikan penilaian terhadap suatu karya sastra, baik drama maupun karya sastra yang lainnya dengan cara mengungkapkan segi keunggulan dan kelemahan secara obyektif.
Pada kesempatan kali ini drama yang akan diresensi adalah drama yang berjudul “SAMINDARA” sebuah drama yang diangkat dari cerita rakyat Sulawesi selatan. Drama yang menceritakan kehidupan masyarakat di sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang yang bijaksana bernama Datu Luwu. Raja tersebut mempunyai dua orang anak, yaitu seorang anak perempuan bernama samindara dan seorang anak laki-laki bernama Baso kunjung barani. Kerajaan tersebut terusik dengan ramalan dari Boto yaitu tukang ramal kerajaan. Dia mengatakan bahwa kerajaan akan terkena wabah penyakit kulit yang sangat ganas, apabila kedua anak raja tidak diasingkan di suatu tempat yang jauh dari lingkungan kerajaan, dengan berat hati raja merelakan kedua anaknya untuk diasingkan untuk menyelamatkan kerajaan dan rakyatnya dari wabah penyakit kulit. Samindara dan baso tidak diasingkan di tempat yang sama, tetapi dipisahkan samindara di ujung loe dan baso di tanjung bira.
Drama ini cukup bagus karena mengangkat tema social yaitu mengenai kehidupan. Dalam kehidupan ini kita harus bias menghadapi suatu problema kehidupan dengan bersabar dan bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan, jangan sampai keputusan yang diambil akan menimbulkan penyesalan yang besar. Drama ini juga mengajarkan kita tentang takdir, biar bagaimanapun kita mengindar pasti kita akan mengalaminya walaupun waktunya tidak kita ketahui.
Untuk memberikan penilaian atau kritik terhadap drama ini harus betul-betul pahami yang mana harus diberi penilaian, baik itu unsur intrinsi maupun ekstrinsik. Tapi kali ini yang dikritik adalah beberapa unsur intrinsiknya. Yaitu mengenai penokohan yang terdapat dalam drama samindara ini. Drama ini tokoh utama atau tokoh sentralnya adalah Samindara, yaitu putri raja yang sangat cantik. Tetapi tokoh utama tersebut jarang muncul sehingga menimbulkan pertanyaan siapa tokoh utama dalam drama tersebut, tokoh samindara juga munculnya diakhir-akhir cerita. Di samping itu juga tokoh-tokoh dalam drama ini karakternya atau wataknya bisa dibilang berkarakter baik semua, otomatis ini akan membuat penikmat sastra khusunya drama akan merasa jenuh dan bosan karena tidak ada yang menantang dalam hal penokohan. Sedangkan dari segi bahasa, pengarang menggunakan bahasa sehari-hari dan tidak ada pemilihan kata yang bagus.
Nama : Zulkarnain
Stambuk : 4509102207
Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Dapat ceritanya darima bro?
BalasHapusBisa hbgi kontak sy. 082346701557. Trims