Nama : Harmi Lilianti Thamrin
Nim : 45 08 102 003
Resensi Drama
La Damai- ITenriawani
Karya A.M.Mochtar
Drama La-Drama- ITenriawani bercerita tentang sebuah kerajaan di tanah Ugi yang masih taat dan patuh pada adat. Suatu ketika permaisuri dari kerajaan di tanah Luwu, Namun permaisuri menolak karena dia sudah memiliki kekasih. Dari sinilah adat di tegakkan. Kekasih permaisuri tersebut di bunuh karena melanggar adat. Dan kemudian permaisuri pun bunuh diri karena rasa cintanya yang begitu besar kepada sang kekasih
Dari segi bahasa, bahasa yang di gunakan dalam drama ini adalah bahasa kiasan yaitu gabungan antara bahasa derah (bugis) dan bahasa Indonesia.penggunaan bahsa dalam drama ini sangatlah menarik akrena adanya penggabungan antara bahasa daerah dan bahsasa Indonesia. Selain itu, dalam srama ini menggunakan bahsa yang sopan karena adanya penggunaan bahasa seperti paduka, hamba yang amenunjukkan adanya saling menghormati antara raja, tetua-tetua kerajaan dan juga bawahan. Dalam drama ini juga terdapat catatan kaki yang merupakan arti dari bahsa Bugis yang digunakan dalam naskah drama tersebut, sehingga pembaca yang tidak mengerti bahsa Bugis tidak bingung saat membaca naskah drama tersebut yang menyulitkan seseorang saat mementaskan drama La Damai- I Tenriawanikarena penggunaan bahsanya yang menggunakan bahasa daerah (bugis) sehingga para pemain yang berasal dari daerah lain herus latihan ekstra dalam mengucapkan bahsa daerah (bugis) tersebut. Penonton juga akan merasa bingung jika mereka tidak mengerti bahasa Bugis tersebut dari segi pertokohan, tokoh-tokoh yang dipakai penulis sebagai tokoh sudah jelas karena toko utamanya adalah La domai dan I Tenriawani yagn oleh penulis langsung diqmbil sebagai judul drama ini.dengan demikian, pembaca tak bingung untuk menentukan siapa tokoh utama dan tokoh pembantu dalam drama tersebut. Namun dalam drama ini diperlukan banyak orang saat pementasannya karena banyaknya tokoh yang dipakai penulis. Walau demikian, drama ini sangat menarik karena amanah yang disampaikan penulis dengan jelas dapat diketahui.
Sajak Seorang Mahasiswa
Aku yang telah lama menantikan hari bahagia ini
Aku yang telah lama berjuang demi memperoleh ijasah ini
Aku yang telah lama berkeinginan menggunakan pakaian ini
Semua telah terwujud
Begitu banyak tantangan yang harus kuhadapi
Begitu banyak waktu dan tenaga yang harus kukorbankan
Begitu banyak ocehan dan makian yanag harus kuterima
12 tahun lamanya
Aku menggunakan pakaian SD,SMP dan SMA
Dan selama 4 tahun aku duduk di bangku kuliah
yang penuh dengan suka dan duka
Semua itu kulalui
Hanya untuk memperoleh sebuah ijasah
Yang sangat berarti untuk masa depanku kelak
Terima kasih Tuhan atas anugerah-Mu ini
Terima kasih ayah, ibu atas doa dan dukunganmu
Terima kasih guru, dosen, pembimbing dan teman-teman semua
atas bantuan kalian
Hari ini, hari yang telah lama aku nantikan
Di sini, di gedung ini
Kata “Wisuda” telah aku genggam erat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar