Nama : Evayani
Nim : 4508102034
Jurusan : Bahasa Indonesia
Fakultas : FKIP
RESENSI DRAMA BEBEK LIAR KARYA HENRIK IBSEN
IDENTITAS BUKU
Judul buku : Sandiwara – sandiwara IBSEN
Judul Drama : Bebek Liar
Penulis : Henrik Ibsen
Penerbit : Yayasan Obor Indonesia
Cetakan : Ke 1
Tebal buku : 400 halaman
Tahun Terbit : 1991
Henrik Ibsen, seorang penulis kumpulan drama, dianggap sebagai dramawan modern yang pertama menekankan pentingnya konfilk antara individu dan masyarakat, lebih mendalam lagi masalah kebenaraan dan kebohongan.Lahir di Skien Norwegia di Kristiania ( oslo ) Norwegia, 23 Mei 1906 pada umur 78 tahun adalah seorang dramatis Norwegia yang berpengaruh. Ada yang mengatakan bahwa Ibsen adalah pengarang drama yang karyanya paling banyak dipentaskan di dunia setelah Shakespeare meskipun ia banyak tinggal di pengasingan, di Jerman dan Italia. Ibsen tetap dianggap sebagai lambang Nasional oleh bangsa Norwegia, dan merupakan dramatis terpenting dalam sejarah dunia.
Ibsen mendirikan drama modern dengan memperkenalkan mata yang kritis dan penelitian yang bebas ke dalam kondisi- kondisi kehidupan serta masalah – masalah moralitas. Drama – drama zaman Victoria yang umum pada masa itu diharapkan menampilkan kisah – kisah moral dengan tokoh- tokohnya yang mulia dipertarungkan melawan kekuatan – kekuatan gelap. Setiap drama diharapkan berakhir dengan kesimpulan yang secara moral dianggap layak, dalam arti bahwa kebaikan pasti akan menghasilkan kebahagian, dan imoralitas hanya akan menghasilkan penderitaan. Ibsen menantang pemahaman dan keyakinan zaman ini serta menghancurkan ilusi para penontonnya.
SINOPSIS DRAMA BEBEK LIAR
Drama bebek liar menampilkan penghianatan yang dilakukan oleh sahabat, menimbulkan perpecahan diantara mereka ,meskipun persahabatan mereka hancur , kedua anak mereka tetap berteman.Pak Werle yang dihianati oleh sahabatnya Pak Ekdal tetap membiayai anak dari pak Ekdal yaitu, Hjalmar untuk bersekolah fotografi dan menikahkan Hjalamar dengan Gina .Hjalmar membuka studio foto dan dibantu oleh istrinya Gina. Anak Hjalmar dan Gina bernama Hedving , dia sangat menyayangi kedua orang tuanya dan membantu pekerjaan Ibunya di rumah .
Gregers adalah anak dari Pak Werle, dia tidak menyukai ayahnya karena Ibunya selalu disiksa oleh ayahnya mengakibatkan ibunya meninggal.Gregers tidak ingin tinggal di rumah bersama ayahnya,dia ingin tinggal di rumah sahabatnya Hjalmar.Tanpa keberatan Hjalmar menerima Gregers untuk tinggal di rumahnya. Gregers memberitahukan Hjalmar bahwa Gina Istrinya adalah selingkuhan ayahnya ketika Gina bekerja sebagi pelayan di perusahaan milik Ayahnya.Hjalmar sangat kaget, dia marah dan meninggalkan rumah,Hedving menangis meminta ayahnya untuk tidak meninggalkan rumah, tetapi Hjalmar dengan bergelimangan emosi tidak menghiraukan permintaan Hedving, dia meninggalkan rumah dengan tangisan anaknya.Hedving merindukan ayahnya untuk kembali ke rumah ,tetapi ayahnya tidak pulang,akhirnya Hedving menembakkan pistol ke dadanya , dia meninggal.Hjalmar sangat menyesal melihat anaknya yang telah tiada meninggalkan dirinya.
KELEBIHAN DRAMA KARYA HENRIK IBSEN
Munculnya berbagai lambang yang masing – masing mengandung makna ganda , sebagai makna drama itu sendiri, sekaligus juga sebagi citra puitis, yang mengagumkan karya Henrik Ibsen adalah kemampuan memadukan simbolisme dan realisme, lebih menekan drama pada seni ketimbang sebuah hiburan, serta sampul depan buku sangat menarik.
KEKURANGAN DRAMA KARYA HENRIK IBSEN
Naskah drama jangan terlalu panjang,dapat membuat pembaca bosan,dan banyak menggunakan bahasa yang sulit dipahami.
IBU
IBU
Engkau adalah pelitaku
Dalam gelap
Dalam Terang
Dalam Susah,dalam senang
Tak mengenal lelah
Tak mengenal Sakit
Tak mengenal hujan dan terik matahari
IBU
Kasih Sayangmu seluas samudra
Seluas bumi , setinggi langit
Tak akan Putus
Seperti air yang mengalir
Sepanjang hidupku
OH….IBU
Pengorbananmu,kasih sayangmu
Tak ada tandingannya seluas bumi ini
Aku hanya membalasnya dengan
Ucapan terimakasih Ibuku tersayang
Tuhan memberkatimu,panjang umur ,dan sehat selalu
Karya
Evayani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar