Kamis, 01 Juli 2010

resensi

Nama : Evayani

Nim : 4508102034

Jurusan : Bahasa Indonesia

Fakultas : FKIP

RESENSI DRAMA BEBEK LIAR KARYA HENRIK IBSEN

IDENTITAS BUKU

Judul buku : Sandiwara – sandiwara IBSEN

Judul Drama : Bebek Liar

Penulis : Henrik Ibsen

Penerbit : Yayasan Obor Indonesia

Cetakan : Ke 1

Tebal buku : 400 halaman

Tahun Terbit : 1991

Henrik Ibsen, seorang penulis kumpulan drama, dianggap sebagai dramawan modern yang pertama menekankan pentingnya konfilk antara individu dan masyarakat, lebih mendalam lagi masalah kebenaraan dan kebohongan.Lahir di Skien Norwegia di Kristiania ( oslo ) Norwegia, 23 Mei 1906 pada umur 78 tahun adalah seorang dramatis Norwegia yang berpengaruh. Ada yang mengatakan bahwa Ibsen adalah pengarang drama yang karyanya paling banyak dipentaskan di dunia setelah Shakespeare meskipun ia banyak tinggal di pengasingan, di Jerman dan Italia. Ibsen tetap dianggap sebagai lambang Nasional oleh bangsa Norwegia, dan merupakan dramatis terpenting dalam sejarah dunia.

Ibsen mendirikan drama modern dengan memperkenalkan mata yang kritis dan penelitian yang bebas ke dalam kondisi- kondisi kehidupan serta masalah – masalah moralitas. Drama – drama zaman Victoria yang umum pada masa itu diharapkan menampilkan kisah – kisah moral dengan tokoh- tokohnya yang mulia dipertarungkan melawan kekuatan – kekuatan gelap. Setiap drama diharapkan berakhir dengan kesimpulan yang secara moral dianggap layak, dalam arti bahwa kebaikan pasti akan menghasilkan kebahagian, dan imoralitas hanya akan menghasilkan penderitaan. Ibsen menantang pemahaman dan keyakinan zaman ini serta menghancurkan ilusi para penontonnya.

SINOPSIS DRAMA BEBEK LIAR

Drama bebek liar menampilkan penghianatan yang dilakukan oleh sahabat, menimbulkan perpecahan diantara mereka ,meskipun persahabatan mereka hancur , kedua anak mereka tetap berteman.Pak Werle yang dihianati oleh sahabatnya Pak Ekdal tetap membiayai anak dari pak Ekdal yaitu, Hjalmar untuk bersekolah fotografi dan menikahkan Hjalamar dengan Gina .Hjalmar membuka studio foto dan dibantu oleh istrinya Gina. Anak Hjalmar dan Gina bernama Hedving , dia sangat menyayangi kedua orang tuanya dan membantu pekerjaan Ibunya di rumah .

Gregers adalah anak dari Pak Werle, dia tidak menyukai ayahnya karena Ibunya selalu disiksa oleh ayahnya mengakibatkan ibunya meninggal.Gregers tidak ingin tinggal di rumah bersama ayahnya,dia ingin tinggal di rumah sahabatnya Hjalmar.Tanpa keberatan Hjalmar menerima Gregers untuk tinggal di rumahnya. Gregers memberitahukan Hjalmar bahwa Gina Istrinya adalah selingkuhan ayahnya ketika Gina bekerja sebagi pelayan di perusahaan milik Ayahnya.Hjalmar sangat kaget, dia marah dan meninggalkan rumah,Hedving menangis meminta ayahnya untuk tidak meninggalkan rumah, tetapi Hjalmar dengan bergelimangan emosi tidak menghiraukan permintaan Hedving, dia meninggalkan rumah dengan tangisan anaknya.Hedving merindukan ayahnya untuk kembali ke rumah ,tetapi ayahnya tidak pulang,akhirnya Hedving menembakkan pistol ke dadanya , dia meninggal.Hjalmar sangat menyesal melihat anaknya yang telah tiada meninggalkan dirinya.

KELEBIHAN DRAMA KARYA HENRIK IBSEN

Munculnya berbagai lambang yang masing – masing mengandung makna ganda , sebagai makna drama itu sendiri, sekaligus juga sebagi citra puitis, yang mengagumkan karya Henrik Ibsen adalah kemampuan memadukan simbolisme dan realisme, lebih menekan drama pada seni ketimbang sebuah hiburan, serta sampul depan buku sangat menarik.

KEKURANGAN DRAMA KARYA HENRIK IBSEN

Naskah drama jangan terlalu panjang,dapat membuat pembaca bosan,dan banyak menggunakan bahasa yang sulit dipahami.

IBU

IBU

Engkau adalah pelitaku

Dalam gelap

Dalam Terang

Dalam Susah,dalam senang

Tak mengenal lelah

Tak mengenal Sakit

Tak mengenal hujan dan terik matahari

IBU

Kasih Sayangmu seluas samudra

Seluas bumi , setinggi langit

Tak akan Putus

Seperti air yang mengalir

Sepanjang hidupku

OH….IBU

Pengorbananmu,kasih sayangmu

Tak ada tandingannya seluas bumi ini

Aku hanya membalasnya dengan

Ucapan terimakasih Ibuku tersayang

Tuhan memberkatimu,panjang umur ,dan sehat selalu

Karya

Evayani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar