Nama : Rikardus Anggal
Stambuk : 45 08 102 028
Mata Kuliah : Telaah Drama, Telaah Puisi, dan Keterampilan Menulis
RESENSI DRAMA YANG BERJUDUL RAMALAN 96
Dialog yang terjadi dirumah Pak Hanafi antara Bu As, Pak Hanafi, Calon Menantu dan Purwoko. Mereka membicarakan mengenai rencana Bu As yang mau merayakan Tahun Baru di luar negri. Karena ia merasa merayakan tahun baru di Indonesia tidak mengesankan baginya. Mengenai rencana Bu As untuk merayakan tahun baru ke luar negri itu hanya sekedar mimpi di hari siang, karena ia tidak memiliki modal (uang) untuk membiayai perjalanannya ke luar negri. Ia berharap Pak Hanafi dan calon menantunya bisa membantu mencari dana untuk membiayai perjalanannya. Disaat mereka sedang asyik ngobrol tiba – tiba terdengar suara dari seorang tetangga sebelah rumah yang dikejar oleh istrinya gara – gara Purwoko tidak lagi bekerja dikapal, karena ia sudah bosan bekerja dikapal. Ia mau bekerja di daratan saja tetapi istrinya tidak mau dan ia memaksa Purwoko untuk kembali bekerja di kapal.
Dari resensi drama diatas, maka saya menyimpulkan bahwa, “ingin menjadi orang kaya harus rajin bekerja, sehingga apa yang direncanakan dalam hidup dapat terpenuhi (seperti yang direncanakan oleh Bu As tidak terhambat akibat kekurangan modal)”
PUISI
KASIH
Sujud memanjang jarak
Ke suatu celah cahaya
Nun diujung pesisir sana
Hingga mampu kutangkap
Rentang lengan samudra
Dalam hujan air mata
Kasih ……..
Sapa aku pada suatu malam
Milikmu benar segala hidupku
Langkahku setapak angin
Bersijingkat menemu musim
Mencari arah pengaduan segala resah
Karya : Rikardus Anggal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar