Selasa, 13 Juli 2010

Resensi drama


SANG GURU
Pada saat pelajaran sememtara berlangsung, ada dua orang siswa yang membuat situasi belajar menjadi kacau.dan pada saat itu juga pak Guru langsung menegurnya, dan menjelang beberapa menit kemudian pak guru tersebut langsung keluar dari ruangan tersebut. Dan dalam keseharian mereka tetap saja melakukan hal yang sama sehingga pada akhirnya anak pak guru yang bernama Nani menjalin hubungan dengan temannya dan melakukan suatu hubungan yang mengakibatkan dia hamil dan orang yang menghamilinya bernama yusril. Menjelang itu sebelumnya Nani selalu di antar jemput ke sekolahnya oleh yusril.dan semua guru yang ada di sekolah tersebut mangadakan pertemuan mengenai penetapan peraturan yang harus di ikuti oleh semua siswa,dan hingga hari itu juga ada dua orang guru yang mengumumkan pengumuman tersebut ketika berada dalam ruangan merekapun langsung membaca peraturan tersebut antara lain: mencukur rambut, jangan membuat keonaran dan patuhu peraturan yang ada dan lain-lain.
Dan pada akhirnya yusril tidan mau bertanggung jawab atas kehamilan Nani dan kedua orang tua Nanipun belum mengetahuinya. Karena Nani mengetahui bahwa Yusril tidak mau bertanggung jawab dan tidak mau menanggung derita sendiri, akhirnya Nanipun pergi ke PUB untuk menenangkan dirinya, tetapi ibunyapun mengetahui kehamilan Nani dan pada saat itulah Nani melarang ibunya untuk memberitahukan kehamilannya pada ayahnya tetapi ayahpun mengetahui apa yang dideritanya, dan pada saat itulah ayahnya mulai putus asa dan tidak tahu lagi bagaimana caranya untuk menghadapi masalah anaknya ini, tetapi pada akhirnya sang ayah menerima semua penderitaan yang di hadapi anaknya itu.
Saat yang bersamaan ada seorang pengusaha datang ke rumahnya pak Guru untuk menagih hutang, tetapi keluarganya pak guru tidak mempunyai uang, sehingga pengusaha tersebut mau mengambil motornya pak Guru sebagai gantinya, tetapi tibi-tiba di depan rumah pak guru, ia bertemu dengan seorang guru yang mana guru tersebut adalah temanya pak guru dan temannya tersebut langsung menemui pengusaha itu untuk membayar semua hutang-hutangnya pak guru pada pengusaha tersebut dan setelah selesai membayar, pengusaha itupun langsung angkat kaki dari rumahnya pak guru dan menjelang beberapa hari kemudia, terdengar kabar bahwa yusrilpun meninggal karena di tabrak mobil.


1. Tema : Perjuangan seorang Guru dalam menjalankan tugas, baik di dalam keluarga maupun dalam lingkungan sekolah.
2. Karakter Tokoh
a. Sang Guru : Penyabar atas kehidupan yang menimpa keluarga dan anak didiknya.
b. Andi : Siswa yang tidak mau mengikuti aturan-aturan yang berlaku di sekolah dan hari-harinyapun selalu di iringi dengan keonaran.
c. Aco : orangnya nakal dan tidak perduli terhadap aturan-aturan yang berlaku
d. Wawan : siswa yang selalu mencari masalah pada gurunya.
e. Nani : Pembangkang yang tidak mau mengikuti nasehatdari orang tuanya.
3. Alur/Plot
Alur dari cerita tersebu adalah alur Maju, karena dalam cerita tersebut menceritrakan kehidupan sang guru mulai dari keluarga sampai pada lingkungan sekolah, Nani anaknya pak guru adalah salah satu siswi dari sekolah tersebut yang melakukan suatu hubungan dengan teman sekolahnya yang bernama Yusril tanpa sepengetahua orang tuanya Nani hingga akhirnya Nanipun hamil dan Yusril tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya atau diperbuatnya hingga akhirnya Yusrilpun maninggal ditabrak mobil.
4. Latar
• Latar Tempat : Bertempat di Kabupaten Sopeng
• Latar Suasa : Mengharuhkan

5. Amanat
Amanat yang terkandung di dalam cerita ini, yaitu di harapkan kepada para generasi berikutnya agar untuk tidak melakukan hal yang salah pada lingkungan keluarga, masyarakat, dan terlebih lagi dalam dunia pendidikan dan apapun yang sudah ditentukan harus di patuhi sesuai aturan yang berlaku di lingkungan tersebut dan bagi kaum remaja patuhilah aturan yang berlaku dalam keluarga terutama kedua orang tua dan jauhilah pergaulan bebas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar