Selasa, 13 Juli 2010

nama : la sarna

nim : 4508102024

PUISI

negeri yang korup

Tabir busuk birokrat di negeri ini

Yang punya mental korup

Bagaikan suara ombak

Yang tak’an perna hilang

Dalam jiwa mereka

Korupsi, korupsi, dan korupsi

Itulah mereka…..

Aku diam dalam kesedihanku

Melihat negeriku diperintah oleh mereka

Yang mempunyai mental korup

Oh.., negeriku aku harus bagaimana

Rakyatmu di tindas dan di rampas hak-haknya

Hukumku, hukumnya, hukum kita

Yang seharusnya menciptakan rasa

Adil, sejahtera, dan bahagia

Dibungkam tak berdaya oleh korupsi

Makassar, 11 Mei 2010

Oleh: La Sarna

Nama: Agustinus Tomor
Nim: 4508102023
Tugas: Telaah Drama Indonesia dan puisi

Identitas buku
Judul buku: Pekerjaan dengan halal
Pengarang: Departemen p dan k
Penerbit: PN Balai pustaka
Tempat terbit: Jakarta
Tahun: 1983
Percetakan: cl.5
Cover buku: warna latar buku ini biru dan terdapat nama judul buku dengan huruf besar dan berwarna hitam, selain tercantum pengarang dan penerbitnya.
Isi buku: buku ini berisi tentang sebuah cerita dramam yang terdiri dari dua babak terdapat lembar judul, lembar katalog dan daftar isi.

Tema: Seorang pemudah yang mencari pekerjaan dengan cara halal.
Amanat: Amanat yang terkandung dalam cerita drama ini adalah jangan pernah menyarah untuk mencari nafka untuk kepentingan keluarganya
Alur: Alur yang terdapat dalam drama ini adalah alur maju.
Tokoh: Hakam, Cecep, perempuan janda pemilik warung.
Latar: Salah satu pantai yang ada di sebuah kota, disitulah hakam merenungkan ingat istri dan anaknya di kampung.

Sudut pandang pengarang sebagai orang ke 3
Gaya penulisan: gaya bahasa yang digunakan adalah bahasa percakapan sehari-hari dan menggunakan gaya bahasa majas metafora, adalah perbandingan yang implisit tanpa kata pembanding seperti atau sebagai antara dua hal yang berbeda.
Sinopsis drama:
Hakam adalah seorang yang setia pada keluarganya ia relah tidak makan sehari karena ingat istri dan anak di kampung, walaupun dia sering dihina orang, ia tetap berjuang untuk mencapai suatu kenginannya.
Cecep adalah orang sombong, selalu menghina orang dan memiliki pekerjaan yang tidak halal.







PUISI

Negeri yang jahat
Aku melihat negeriku
Kalang kabut ditelan jaman
Terombak ambik oleh mereka
Yang memerintah negeri ini
Negeri yang mengaku berkeprimanusiaan
Yang adil dan beradap, namun
Tak dapat dinikmati oleh rakyatnya
Justru, pemerintah di negeri ini
Megajarkan rakyat untuk jahat
Merampok, dan berbuat kotor
Ini dapat dijumpai dalam realita
Kehidupan dalam negeri ini
Yang semakin kotor dalam
Perbuatan kehidupannya

Makassar 12 juli 2010
Oleh: Agustinus Tomor
[Enter Post Title Here]



Nama : martina jelita
No : 45 08 102 035

Resensi drama
yang berjudul :
Detik-detik menjelang proklamasi.[Enter Post Title Here]



Nama : karolus mohon
No : 45 08 102 007
Jurusan : bahasa Indonesia

Resensi novel yang berjudul SAMINDARA

1. DARI SEGI PENGGUNAAN BAHASA
A. KELEBIHAN
Karena drama diatas menceritakan tentang kehidupan di sebuah kerajaan maka dari segi bahasa memang pantas mengguanakan bahasa yang sering di gunakan dalam kehidupan sehari-hari yang mudah di pahami oleh orang lain terutama pembaca yang berasal dari daerah asalnya drama tersebut.
B. KEKURANGAN
Drama diatas sulit dipahami oleh orang yang bersal dari luar daerah tempat lahirnya drama tersebut karena bahasa yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku.

2. DARI SEGI PENGGUNAAN TOKOH
A. KELEBIHAN
Drama ini mengunakan tokoh yang baik dan memiliki peran dan karakter yang memilki perannya masing-masing
B. KEKURANGAN
Drama ini terlalu menggunakan banyak tokoh yang sulit dipahami oleh orang lain bahwa siapakah tokoh utamanya dan siapakah tokoh tambahanya, semua tokoh tampil seolah-olah tokoh utama


3. DARI SEGI ALUR YANG DIGUNAKAN
A. KELEBIHAN
Alur dalam puisi ini memang sangat baik, dari awal cerita sampai akhir cerita yang disajikan cukup memuaskan para penikmat drama
B. KEKURANGAN
Drama ini pengarang mengguanakan alur maju dan alur mundur. Kemungkinan besar akan mengurangi minat pembacanya untuk mengenal isi cerama yang disajikan dalam naskah drama.
















Pendidikan Bukan Ladang Bisnis

sadarkah kita !!
anak-anak kita
butuh pendidikan
butuh kecerdasan
butuh perubahan
serta butuh kemajuan
awan gelap menutup mata pemimpin
pendidikan mengarah jalan buntu
tongkat pemimpin hilang arah
pendidikan makin tersesat.
Filsafatpendidikan tinggal cerita
cita-cita pendidikan dongeng belaka.
tak ada lagi pendidikan
menjadi obor kemajuan
menjadi pelita dalam gelap
menjadi embun penyejuk
pada bangsa yang kering pendidikan.
anak-anak bangsa menjadi peminta setia
anak-anak bangsa menjadi pendiam
anak-anak bangsa tak mampu berdiri
bangsa ini menjadi gelap dan rapuh.
Pendidikan milik yang berduit
Pendidkan ladang bisnis
Oh pendidkan sadarkan aku
Kembalikan aku pada bangsaku
Mereka haus akan pendidikan. By karolus mohon



[Enter Post Title Here]



Nama : martina jelita
No : 45 08 102 035

Resensi drama
yang berjudul :
Detik-detik menjelang proklamasi.
1. Dari segi kebahasaan yang digunakan pengarang dalam drama
a. Kelebihan
Pengarang menggunakan diksi yang sederhana dalam drama tersebut
Pengarang mampu menggambarkan situasi dan keadaan dengan penyusunan bahasa dan kalimat yang tepat

b. Kekurangan
Pengarang sulit mengubah sifat pembaca dengan penggunaan bahasanya dalam drama
Pengarang lebih fokus pada pengguanan bahasa sehari-hari
Pengarang selalu mengggunakan bahasa yang bermakana konotasi

2. Dari segi alur yang digunakan pengarang dalam drama
A. Kelebihan
Alur yang diguanakan pengarang dalam drama diatas sangat konsisten dari awal sampai pada ending cerita

B. Kekurangan
Alur pada cerita diatas lebih focus pada satu pokok persoalan yang tidak menimbulkan kemajemukan persoalan mulai dari awal cerita sampai pada endingnya.

3. Dari segi tokoh dan penokohan

A. Kelebihan
Tokoh dan penokohan yang ditampilkan pengarang dalam cerita diatas sangat baik dan mengutamakan karakter yang diperankan masing-masing tokoh.

B. Kekurangan
Pengarang hanya menampilkan empat (4) tokoh saja dengan karakternya masing-masing


Arti seorang ibu

Ibu yang tersayang
Dari mankah asalmu?
Sehingga ibu selalu memberikan
Apa yang aku inginkan
Apa yang aku mau
Ibu akan senantiasa mengabulkannya

Ibuku tersayang
Aku tak bisa bayangkan
Hidup tanpa ibu
Kasih sayang, cinta, perhatian dan pengorbanan
Ibu yang berikan kepadaku
Dengan tulus dan ikhlas

Oh.. ibu yang baik hati
Ibu yang sangat berarti dalam hidupku
Maafkan aku buah hatimu
Jika tak mampu membayar kebaikanmu

Aku berjanji ibu
Akan memberikan yang terbaik buatmu
Namamu dan kebaikanmu
Akan tertulis indah dalam hidupku
Karena ibu orang yang hadirkan
Aku di dunia ini yang pertama


Nama : martina jelita
No : 45 08 102 035

Resensi drama
yang berjudul :
Detik-detik menjelang proklamasi.
1. Dari segi kebahasaan yang digunakan pengarang dalam drama
a. Kelebihan
Pengarang menggunakan diksi yang sederhana dalam drama tersebut
Pengarang mampu menggambarkan situasi dan keadaan dengan penyusunan bahasa dan kalimat yang tepat

b. Kekurangan
Pengarang sulit mengubah sifat pembaca dengan penggunaan bahasanya dalam drama
Pengarang lebih fokus pada pengguanan bahasa sehari-hari
Pengarang selalu mengggunakan bahasa yang bermakana konotasi

2. Dari segi alur yang digunakan pengarang dalam drama
A. Kelebihan
Alur yang diguanakan pengarang dalam drama diatas sangat konsisten dari awal sampai pada ending cerita

B. Kekurangan
Alur pada cerita diatas lebih focus pada satu pokok persoalan yang tidak menimbulkan kemajemukan persoalan mulai dari awal cerita sampai pada endingnya.

3. Dari segi tokoh dan penokohan

A. Kelebihan
Tokoh dan penokohan yang ditampilkan pengarang dalam cerita diatas sangat baik dan mengutamakan karakter yang diperankan masing-masing tokoh.

B. Kekurangan
Pengarang hanya menampilkan empat (4) tokoh saja dengan karakternya masing-masing


Arti seorang ibu

Ibu yang tersayang
Dari mankah asalmu?
Sehingga ibu selalu memberikan
Apa yang aku inginkan
Apa yang aku mau
Ibu akan senantiasa mengabulkannya

Ibuku tersayang
Aku tak bisa bayangkan
Hidup tanpa ibu
Kasih sayang, cinta, perhatian dan pengorbanan
Ibu yang berikan kepadaku
Dengan tulus dan ikhlas

Oh.. ibu yang baik hati
Ibu yang sangat berarti dalam hidupku
Maafkan aku buah hatimu
Jika tak mampu membayar kebaikanmu

Aku berjanji ibu
Akan memberikan yang terbaik buatmu
Namamu dan kebaikanmu
Akan tertulis indah dalam hidupku
Karena ibu orang yang hadirkan
Aku di dunia ini yang pertama



1. Dari segi kebahasaan yang digunakan pengarang dalam drama
a. Kelebihan
Pengarang menggunakan diksi yang sederhana dalam drama tersebut
Pengarang mampu menggambarkan situasi dan keadaan dengan penyusunan bahasa dan kalimat yang tepat

b. Kekurangan
Pengarang sulit mengubah sifat pembaca dengan penggunaan bahasanya dalam drama
Pengarang lebih fokus pada pengguanan bahasa sehari-hari
Pengarang selalu mengggunakan bahasa yang bermakana konotasi

2. Dari segi alur yang digunakan pengarang dalam drama
A. Kelebihan
Alur yang diguanakan pengarang dalam drama diatas sangat konsisten dari awal sampai pada ending cerita

B. Kekurangan
Alur pada cerita diatas lebih focus pada satu pokok persoalan yang tidak menimbulkan kemajemukan persoalan mulai dari awal cerita sampai pada endingnya.

3. Dari segi tokoh dan penokohan

A. Kelebihan
Tokoh dan penokohan yang ditampilkan pengarang dalam cerita diatas sangat baik dan mengutamakan karakter yang diperankan masing-masing tokoh.

B. Kekurangan
Pengarang hanya menampilkan empat (4) tokoh saja dengan karakternya masing-masing


Arti seorang ibu

Ibu yang tersayang
Dari mankah asalmu?
Sehingga ibu selalu memberikan
Apa yang aku inginkan
Apa yang aku mau
Ibu akan senantiasa mengabulkannya

Ibuku tersayang
Aku tak bisa bayangkan
Hidup tanpa ibu
Kasih sayang, cinta, perhatian dan pengorbanan
Ibu yang berikan kepadaku
Dengan tulus dan ikhlas

Oh.. ibu yang baik hati
Ibu yang sangat berarti dalam hidupku
Maafkan aku buah hatimu
Jika tak mampu membayar kebaikanmu

Aku berjanji ibu
Akan memberikan yang terbaik buatmu
Namamu dan kebaikanmu
Akan tertulis indah dalam hidupku
Karena ibu orang yang hadirkan
Aku di dunia ini yang pertama